Rabu, 13 Juni 2012

CARA TEPAT MINTA NAIK GAJI

Amelia Ayu Kinanti
Jika Anda merasa perusahaaan tempat Anda bekerja belum memberikan apresiasi yang cukup terhadap kinerja, meminta kenaikan gaji bukanlah hal yang salah. Namun ada sopan santunnya. Agar tak salah melangkah, coba ikuti kiat-kiat berikut.
MENCARI TAHU PERATURAN PERUSAHAAN.  Yang paling penting dilakukan pertama kali adalah mencari tahu peraturan perusahaan. Kapan waktu perusahaan menaikkan gaji karyawan? Parameter apa yang digunakan untuk menaikkan gaji karyawan?
MEMBANDINGKAN GAJI.  Setelah mengenal peraturan perusahaan, yang harus Anda lakukan adalah melakukan perbandingan gaji dengan orang lain yang memiliki tanggung jawab serta jabatan yang sama dengan Anda dari perusahaan lain. Dengan ini, Anda dapat menemukan rentang gaji yang tepat untuk kemudian diajukan kepada atasan.
DAFTAR KEBERHASILAN.  Anda harus memiliki alasan yang kuat saat meminta kenaikan gaji. Untuk itu, susunlah daftar keberhasilan dan pencapaian Anda dalam kerja. Rangkumlah hal tersebut dalam sebuah dokumentasi yang rapi, jelas serta menarik. Sehingga atasan juga mengetahui alasan jelas untuk menaikkan gaji Anda.
ATUR PERTEMUAN.  Setelah semua persiapan matang, aturlah jadwal pertemuan dengan atasan. Cari waktu yang tepat. Jangan sampai Anda mengatur jadwal saat pekerjaan tengah banyak, atau perusahaan diguncang masalah. Meminta gaji di saat suasana hati atasan buruk hanya akan membuat Anda tertimpa masalah.
LANGSUNG PADA POKOK MASALAH.  Saat pertemuan, utarakan maksud Anda dengan jelas, jangan bertele-tele karena malah bisa menimbulkan makna yang bias. Komunikasikan secara profesional namun santai. Jangan lupa juga untuk menyebutkan nominal jelas kenaikan gaji yang Anda minta. Hal ini dapat berupa persentase ataupun jumlah dalam rupiah.
JANGAN MENGANCAM.  Meminta kenaikan gaji tak perlu dengan cara mengintimidasi. Misalnya menyombongkan diri bahwa Anda mampu diterima di perusahaan lain dengan gaji yang lebih besar. Ini malah hanya membuat Anda terlihat buruk di hadapan atasan. 
Bagaimana? Siap menggapai kesempatan?

IBUMU

Al-Kabair, Imam Adz-DzabaiIbumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan seolah-olah sembilan tahun.  Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya.  Dan dia telah menyusuimu dengan air susunya dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu.
Dan dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya, dia utamakan dirimu atas dirinya serta atas makanannya.  Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu.  Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya.
Dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu dan seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suara yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan Ibu, sedang engkau balas dengan sikap yang tidak baik. Dia selalu mendoakanmu baik diam-diam atau terang-terangan.
Tatkala Ibumu membutuhkanmu disaat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang tak berharga disisimu
Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar, Engkau puas dalam keadaan dia haus.
Dan engkau mendahulukan berbuat baik kepada suami, istri dan anak-anakmu daripada Ibumu, dan engkau lupakan segala kebaikan yang pernah dia buat!

BELANJA : ANTARA SUNDA DAN JAWA

Himawan Wijanarko
Lima belas tahun silam saya berbincang dengan seorang eksekutif pengelola departemen store yang membandingkan perilaku konsumennya di kota Bandung, Surabaya dan Yogyakarta. Dia mengamati, walaupun kota Bandung secara ekonomi potensinya di bawah Surabaya, tetapi untuk urusan fashion lebih trendi dibandingkan dengan Surabaya, apalagi Yogyakarta. Alhasil omset gerai dan kecepatan perpindahan mode di Bandung jauh lebih cepat dari kedua kota tersebut. Itu gambaran perilaku belanja 15 tahun silam. Bagaimana sekarang? Ada penelitian menarik yang berasal dari disertasi Arief Helmi yang meneliti konsumen etnis Sunda di Bandung dan etnis Jawa di Surabaya.
Pertama yang diperbandingkan adalah kebersamaan. Kebersamaan menunjukkan pentingnya menjadi anggota kelompok, solidaritas kelompok dan intensitas hubungan seseorang sebagai anggota suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Pentingnya kebersamaan ditandai dengan banyaknya waktu yang dihabiskan seseorang bersama kelompok sosialnya seperti teman atau keluarga. Ternyata kedua etnis ini mengganggap sangat penting.
Kebersamaan berarti juga menunjukkan adanya kekompakan suatu usaha untuk memiliki kebersamaan bersikap, dalam berpendapat maupun bertindak. Seseorang yang menganggap penting nilai ini akan cenderung menyelaraskan sikapnya dan berusaha meminimumkan adanya perbedaan dengan kelompoknya. Walaupun kedua etnis penganut nilai ini, orang Jawa lebih pekat nilai kebersamaannya. Inilah karakter budaya kolektifis. Menghargai keanggotaannya dalam kelompok, sangat menghargai proses dan keputusan kelompok, dan berharap anggota kelompok lainnya membantu pada saat krisis. Keharmonisan kelompok adalah prioritas utama.

10 KIAT SUKSES BERKENCAN BAGI PARA WANITA

Yahoonews
Butuh saran agar bisa sukses berkencan? Kami menghadirkan beberapa kiat sukses dalam berkencan, meliputi apa yang perlu Anda pakai, apa yang perlu Anda lakukan, hingga apa yang perlu Anda katakan ketika kencan.
1.        Pakai baju merah
Saat Anda mencoba mencari baju di lemari pakaian, pastikan itu bukan sekadar untuk menutupi diri, namun juga menunjukkan pada pasangan bahwa Anda benar-benar seorang wanita yang pintar dan seksi. Bagi para pria, warna merah merupakan simbol dari keseksian dan romansa. Para peneliti berdebat, mengapa para pria lebih sering melihat warna merah sinonim dengan hasrat, namun berdasarkan penelitian, seorang wanita berbaju merah akan terlihat lebih menarik.
2. Perluas wawasan
Kita semua pasti tahu bahwa para pria, memiliki sedikit waktu untuk mengobrol. Mereka tidak ingin terlibat pembicaraan mengenai teman-teman Anda, kucing Anda, atau gosip tentang seorang wanita yang melahirkan. Untuk memulai obrolan saat berkencan, bacalah surat kabar, tontonlah berita, dan ikuti berita-berita hiburan. Lalu obrolkan sebuah acara baru, sebuah band baru, atau sebuah film panas. Dengan begitu, Anda akan terlibat dalam percakapan yang asyik.
3. Hindari hal negatif
Supaya sukses berpacaran, Anda harus melupakan masa lalu dan menjadi seseorang yang berani. Jika salah seorang teman Anda menyebalkan, atau Anda punya masa lalu yang buruk dengan pasangan sebelumnya, cobalah menghindari mereka. Anda perlu berpikiran positif saat memulai sebuah hubungan baru, dan ingatlah bahwa pria yang baru ini bukanlah sang mantan.
4. Rasio pinggang dan pinggul
Cantik adalah impian semua orang, kita semua bahkan rela mengahbiskan banyak waktu untuk bisa menjadi cantik. Namun, pernahkah Anda mengambil kalkulator dan mencoba membuat rasio daya tarik Anda? Jika belum, maka jangan khawatir, karena kami telah membuatkannya untuk anda. 
Mereka menemukan bahwa, para pria lebih memilih wanita dengan rasio pinggang terhadap pinggul, sebesar 0,7. Untuk menghitungnya, mudah saja. Ukuran pinggang dibagi ukuran pinggul, itulah dia rasionya. Jika Anda tidak mencapai angka 0,7 maka belilah sebuah ikat pinggang.

MENGUKUR REPUTASI PERUSAHAAN

Jakarta Consulting Group
Belakangan ini makin banyak perusahaan di Indonesia bergiat dalam mengelola reputasinya. Tidak bisa dipungkiri, apa yang terjadi dengan Enron, Arthur Andersen, Merrill Lynch, General Electric dan WorldCom menjadi pemicu yang mendatangkan hikmah akan pentingnya mengelola reputasi perusahaan.

Hanya saja, ada beberapa catatan penulis menyikapi fenomena yang terjadi di lapangan. Ada kecenderungan bahwa perusahaan melihat reputasi perusahaan lebih berdasarkan persepsi internal. Akibatnya, perusahaan terjebak dalam perspektif yang menyesatkan. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk dapat mengelola reputasi dengan baik dan benar?

Dalam hal ini ada adagium yang menyatakan bahwa “You can’t manage what you can’t measure”. Dengan demikian, untuk dapat mengelola reputasi secara baik diperlukan pengukuran reputasi. Proses ini jika dilakukan secara baik akan dapat menunjukkan bagaimana reputasi perusahaan jika dibandingkan dengan reputasi pesaing. Selain itu pengukuran reputasi perusahaan juga dapat menunjukkan sektor dan stakeholder mana saja yang perlu diprioritaskan untuk dibenahi. Secara umum hasil pengukuran ini juga berfungsi sebagai road map bagi proses pengelolaan reputasi itu sendiri.

Bisa dimaklumi bahwa untuk mengukur reputasi secara ideal tidaklah mudah dan diperlukan keahlian khusus. Wajar jika beberapa perusahaan melakukan pengukuran reputasi dengan pendekatan yang lebih sederhana. Misalnya dengan melihat media coverage untuk kemudian menerjemahkan isinya ke dalam reputation score cards. Memang opsi ini lebih baik daripada tidak ada action evaluasi sama sekali, walaupun opsi ini bukannya tanpa kelemahan. Kalau diperhatikan secara lebih seksama akan tampak betapa pendekatan ini lebih fokus kepada merekam outcome dari aktivitas humas di media, sedangkan pengaruhnya terhadap khalayak sasaran luput dari pengukuran. Apalagi jika dikaitkan dengan peran aktual bagian humas yang di lapangan tidak jarang hanya berperan sebagai penyampai, sekedar gula-gula, pemadam kebakaran, atau justru kambing hitam, bukan sebagai pengambil keputusan.

CUSTOMER CARE

CUSTOMERS ARE NO MORE OBJECTS BUT SUBJECTS
Tough competition has made the customers as subjects. As the subject, they emphasize companys products and services on values, interests and necessities that are based on the available data, opinions, and references from other people and from their own experience. They will compare the products and services with the competitors, and use the information to make decision.
DYNAMIC POSITIONING
To obtain a solid position in the competition is definitely not easy. Nowadays, a traditional strategic positioning is not enough to face tough competition. One factor that is frequently neglected by the marketers is a relationship with customers. For this reason, JCG has developed a new model called a dynamic positioning.

A company implements the dynamic positioning by establishing the corporate plannings and assembling the whole components to the market. These plannings are part of the entire organizational activities and actually influence every aspect of the company, such as: Corporate ImageProduct Planning Marketin Financial Health

CUSTOMER CARE IS CRITICAL

Nowadays, many executives and business circles have realized that customers decision is the main prerequisite for the continuity of the corporate. Companies must consider how to create not only satisfied but also loyal customers. Therefore, customer care becomes vital in organizational development.

ANALISA TITIK KONTAK BRAND MAKSIMALKAN BRAND EXPERIENCE

Daniel Surya & Edy Galaxy
SEIRING makin ketatnya persaingan,banyak brand menghadapi perubahan signifikan dalam menghadapi perilaku costumer dan hal ini memicu titik kontak (touchpoints) sebuah brand semakin variatif.

Touchpoints ini memungkinkan terjadinya kontak antara costumer dengan sebuah brand, termasuk di dalamnya penggunaan produk, iklan, toko, pegawai, lingkungan, hingga segala bentuk komunikasi brand. Makin banyak touchpoints dalam sebuah costumer journey, makin banyak pula interaksi yang dapat diciptakan antara costumer dengan brand.

Interaksi yang baik akan menciptakan costumer experience yang berkesan,sehingga meningkatkan preferensi costumer dan meningkatkan loyalitas terhadap brand tersebut. Costumer experience yang baik dapat diciptakan dengan memaksimalkan tiap titik brand touchpoint di mana tercipta interaksi dengan brand tersebut. Brand touchpoint dapat dikembangkan sesuai dengan esensi brand tersebut.

 Salah satu metode yang sering diterapkan adalah dengan memanfaatkan implementasi sensory branding. Sensory branding adalah sebuah metode pemasaran yang melibatkan rangsangan sensorik pancaindra seperti bau,suara, dan tekstur untuk membangun sebuah brand yang mampu memberikan pengalaman (costumer experience) yang lebih berkesan terhadap costumer-nya daripada teknik pemasaran visual branding yang konvensional.

Saat ini semakin banyak kita temukan brand yang mulai menerapkan metode tersebut sebagai bagian dari strategi pemasaran dalam membangun brand image di benak konsumen. Manusia memiliki kemampuan untuk merespons stimulan yang diberikan padanya. Tidak hanya sebatas dalam bentuk visual saja, tapi juga dalam hal rasa, aroma, tekstur, dan bunyi,yang di mana semuanya terangkum dalam sistem pancaindra.

Metode pemasaran tradisional yang hanya fokus di visual diyakini belum cukup kuat untuk membentuk preferensi yang kuat terhadap brand tersebut. Dengan melibatkan aroma, suara, rasa dan tekstur untuk membangun customer experiences, pemasar menemukan metode baru dalam membangun hubungan yang lebih erat antara sebuah brand dengan costumer-nya, dan menciptakan preferensi brand yang kuat.

KESALAHAN UMUM DALAM MENGIRIMKAN CV PADA LULUSAN BARU

Puteri Fatia | Yahoo She
Curriculum vitae adalah representasi diri. Tetapi para lulusan baru sering mengirim CV yang bikin geleng-geleng kepala. Karena kurang referensi, mereka kerap melakukan kesalahan yang tidak disadari. Memang tidak mutlak membuat mereka ditolak, tetapi memperkecil peluang diterima.
Nah, jika Anda seorang lulusan baru yang sedang berburu kerja dan tidak kunjung mendapat panggilan, jangan-jangan Anda melakukan beberapa kesalahan ini.
FOTO Jika perusahaan mensyaratkan foto dalam lamaran kerja, pilihlah foto yang membuat Anda terlihat profesional. Jangan pakai foto yang diambil dari Facebook hanya karena Anda tampil menarik (atau seksi). Bagaimana Anda mau dianggap serius bila foto yang dilampirkan terlihat main-main dan hasil crop?Umumnya perekrut lebih menyukai foto yang simpel. Pergilah ke studio foto dan bikin satu foto yang bagus – untuk investasi Anda ketika melamar pekerjaan.
ALAMAT EMAIL.  Hmm, alamat email sepertiinacuantixxbanget@yahoo.com atau romisayangchika@ymail.comsepertinya kurang menarik jika dipajang di CV. Anda kan sedang melamar pekerjaan di suatu perusahaan jadi sebaiknya hindari alamat email yang terlalu personal. Buatlah satu akun email dengan nama asli Anda untuk keperluan resmi. Jangan sampai Anda kalah bersaing dengan pelamar lainnya hanya karena alamat email Anda menggelikan.
INFORMASI YANG TEPAT.  Jangan kirim CV yang persis sama ke semua perusahaan. Usahakan “jahit” terlebih dahulu setiap kali Anda melamar. Beri penekanan pada prestasi atau keahlian yang relevan dengan posisi incaran. Tidak perlu mencantumkan prestasi “pemenang lomba karaoke” bila memang posisi yang Anda inginkan tidak membutuhkan keahlian bernyanyi.  Informasi pendidikan juga cukup dimulai dari SMA saja, tidak perlu taman bermain dan TK. Intinya, tekankan pada informasi yang bisa menunjukkan Anda orang yang tepat untuk posisi ini.

Minggu, 10 Juni 2012

ANTARA KOPI DAN CANGKIR


Sekelompok alumni sebuah universitas mengadakan reuni di rumah salah seorang profesor favorit mereka yang dianggap paling bijak dan layak didengarkan. Satu jam pertama, seperti umumnya diskusi di acara reuni, diisi dengan menceritakan (baca: membanggakan) prestasi di tempat kerja masing-masing. Adu prestasi, adu posisi dan adu gengsi, tentunya pada akhirnya bermuara pada berapa $ yang mereka punya dan kelola, mewarnai acara kangen-kangenan ini. Jam kedua mulai muncul guratan dahi yang menampilkan keadaan sebenarnya. Hampir semua yang hadir sedang stres karena sebenarnya pekerjaan, prestasi, kondisi ekonomi, keluarga dan situasi hati mereka tak secerah apa yang mereka miliki dan duduki. Bahwa dolar mengalir deras, adalah sebuah fakta yang terlihat dengan jelas dari mobil yang mereka kendarai serta merek baju dan jam tangan yg mereka pakai.

Namun di lain pihak, mereka sebenarnya sedang dirundung masalah berat, yakni kehilangan makna hidup. Di satu sisi mereka sukses meraih kekayaan, di sisi lain mereka miskin dalam menikmati hidup dan kehidupan itu sendiri. They have money but not life Sang profesor mendengarkan celotehan mereka sambil menyiapkan. seteko kopi hangat dan seperangkat cangkir. Ada yang terbuat dari kristal yang mahal, ada yang dari keramik asli Cina oleh-oleh salah seorang dari mereka, dan ada pula gelas dari plastik murahan untuk perlengkapan perkemahan sederhana. ‘Serve yourself,’ kata profesor, memecah kegerahan suasana. Semua mengambil cangkir dan kopi tanpa menyadari bahwa sang profesor sedang melakukan kajian akademik pengamatan perilaku, seperti layaknya seorang profesor yang senantiasa memiliki arti dan makna dalam setiap tindakannya.

‘Jika engkau perhatikan, kalian semua mengambil cangkir yang paling mahal dan indah. Yang tertinggal hanya yang tampaknya kurang bagus dan murahan. Mengambil yang terbaik dan menyisakan yang kurang baik adalah sangat normal dan wajar. Namun, tahukah kalian bahwa inilah yang menyebabkan kalian stres dan tidak dapat menikmati hidup?’ sang profesor memulai wejangannya. ‘Now consider this: life is the coffee, and the jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided,’ kali ini kalimatnya mulai menekan hati. ‘So, don't let the cups drive you, enjoy the coffee instead,’ demikian ia berkata sambil mempersilakan mereka menikmati kopi bersama. Sewaktu membaca e-mail yang dikirim rekan saya Ucup, begitu panggilan akrabnya, saya ikut tertegun. Sesederhana itu rupanya. Profesor yang bijak selalu membuat yang sulit jadi mudah, sedangkan politikus selalu membuat yang mudah jadi sulit. Betapa banyak di antara kita yang salah menyiasati hidup ini dengan memutarbalikkan kopi dan cangkir. Tak jelas apa yang ingin kita nikmati, kopi yang enak atau cangkir yang cantik.

Selasa, 05 Juni 2012

KOMUNIKASI PENUGASAN DI MILENIUM BARU


Jakarta Consulting Group
“Peraturan di perusahaan ini ada dua. Peraturan No. 1 bos tidak pernah salah. Peraturan No. 2, jika bos melakukan kesalahan lihat peraturan No. 1.” Seloroh berbau satire ini sangat terkenal, untuk menyampaikan sikap kritis bawahan yang merasa tersumbat.
Namun angin demokratisasi yang dibawa dari negeri Paman Sam, juga merasuk dalam dalam individu-individu anggota organisasi melalui sikap yang berlandaskan nilai-nilai egaliterianisme. Mereka memandang atasan sebagai “manusia biasa” seperti dirinya yang kebetulan posisinya dalam struktur organisasi lebih tinggi dari dirinya.
Di tengah merebaknya nilai-nilai demokratis dan egaliter, konsep-konsep yang mendukung organisasi dalam mengelola anggotanya ikut berubah. Kecenderungan ini ditimpa oleh pesatnya teknologi informasi, yang menyebabkan pola komunikasi dan interaksi dalam organisasi ikut mengalami perubahan.
Salah satu yang harus ditata kembali dalam konteks kecenderungan ini adalah komunikasi penugasan. Karena komunikasi penugasan adalah urat nadi organisasi yang bertugas menggerakkan roda organisasi. Celakanya, yang namanya komunikasi penugasan selalu berarti sebagai komunikasi downward, yang sedang mengalami tantangan berat dalam kehidupan demokratis. Masyarakat luas sedapat mungkin mengurangi komunikasi model ini. Padahal organisasi tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa komunikasi atasan – bawahan yang berintikan perintah, instruksi, penjelasan, dan distribusi informasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Bagaimana cara untuk menyusun penugasan dalam “bahasa” dan cara yang lebih egaliter merupakan tantangan bagi manajer/atasan di tengah sikap kritis para bawahan.  Pemahaman yang mendalam terhadap tugas yang akan dikomunikasikan menjadi persyaratan utama, agar selalu siap untuk menghadapai pertanyaan kritis dari bawahan. Sikap kritis ini sudah menjadi ciri bawahan era milenium, dan bukannya bermaksud untuk “menjatuhkan” atasan.

ANALISA TITIK KONTAK BRANDMAKSIMALKAN BRAND EXPERIENCE


SEIRING makin ketatnya persaingan,banyak brand menghadapi perubahan signifikan dalam menghadapi perilaku costumer dan hal ini memicu titik kontak(touchpoints) sebuah brand semakin variatif.
Touchpoints ini memungkinkan terjadinya kontak antara costumer dengan sebuahbrand, termasuk di dalamnya penggunaan produk, iklan, toko, pegawai, lingkungan, hingga segala bentuk komunikasi brand. Makin banyak touchpoints dalam sebuahcostumer journey, makin banyak pula interaksi yang dapat diciptakan antaracostumer dengan brand.
Interaksi yang baik akan menciptakan costumer experience yang berkesan,sehingga meningkatkan preferensi costumer dan meningkatkan loyalitas terhadap brand tersebut. Costumer experience yang baik dapat diciptakan dengan memaksimalkan tiap titik brand touchpoint di mana tercipta interaksi denganbrand tersebut. Brand touchpoint dapat dikembangkan sesuai dengan esensi brandtersebut.
 Salah satu metode yang sering diterapkan adalah dengan memanfaatkan implementasi sensory branding. Sensory branding adalah sebuah metode pemasaran yang melibatkan rangsangan sensorik pancaindra seperti bau,suara, dan tekstur untuk membangun sebuah brand yang mampu memberikan pengalaman(costumer experience) yang lebih berkesan terhadap costumer-nya daripada teknik pemasaran visual branding yang konvensional.
Saat ini semakin banyak kita temukan brand yang mulai menerapkan metode tersebut sebagai bagian dari strategi pemasaran dalam membangun brand image di benak konsumen. Manusia memiliki kemampuan untuk merespons stimulan yang diberikan padanya. Tidak hanya sebatas dalam bentuk visual saja, tapi juga dalam hal rasa, aroma, tekstur, dan bunyi,yang di mana semuanya terangkum dalam sistem pancaindra.
Metode pemasaran tradisional yang hanya fokus di visual diyakini belum cukup kuat untuk membentuk preferensi yang kuat terhadap brand tersebut. Dengan melibatkan aroma, suara, rasa dan tekstur untuk membangun customer experiences, pemasar menemukan metode baru dalam membangun hubungan yang lebih erat antara sebuah brand dengan costumer-nya, dan menciptakanpreferensi brand yang kuat.
Selain visual, contoh sensori brand untuk aroma adalah aroma kopi yang dapat kita cium di Starbucks, atau di aroma khas yang ada di Roti Boy. Contoh untuk sensoribrand suara, dapat berupa jingle musik (Indomie, Walls,atau Intel).Contoh untuk sensori sentuhan,dapat berupa pemilihan tekstur kertas pada buku menu atau tekstur kayu yang dapat ditemukan di interior kafe.Contoh untuk sensori rasa, dapat dirasakan dari citarasa makanan di sebuah restoran.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengimplementasikan sensory branding. Yang pertama adalah mengidentifikasi positioning, dan esensi dari brandtersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan riset,mengevaluasi market brand tersebut, dan positioning-nya. Hasil evaluasi ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengembangkan stimulan indera.
Sebagai contoh, jika konsep positioning-nya didasari pada esensi “kesegaran”, ini akan mengarah pada pemilihan pewangi beraroma buah,sensasi dingin,tapi tidak ke sensasi aroma terapi. Manajer dari bagian tertentu bisa terlibat dan menjadi pengambil keputusan dalam proses ini. Sebagai contoh, dalam kasus bisnis perhotelan, arsiteknya bisa membantu dalam pemilihan warna, tekstur dan jenis material
Sehingga, stimulan sensori yang dirancang masih cocok dengan market, positioning-nya, dan tentunya esensi brand tersebut. Yang terakhir adalah menganalisa costumer journey, dan mencari tahu dari titik awal touchpoints di mana costumer mulai berinteraksi dengan brand hingga ke titik akhir touchpoints.
Stimulan sensori yang dirancang, dapat kemudian diimplementasikan dengan konsisten di semua touchpoints tersebut, agar dapat tercipta benang merah. Hal ini sangat esensial, terutama pada bisnis ritel di mana konsisten menjadi sangat penting.
Demikianlah, merancang sebuah brand kini tidak lagi hanya mengandalkan aspek visual belaka,beberapa contoh telah menjelaskan bagaimana brand itu bisa didengarkan (jingle,musik), disentuh (tekstur, material), dicium (aroma, parfum), dan juga di rasakan (pedas, asam, manis, asin, pahit).
Dengan demikian, maka costumer dapat merasakan holistic brand experience dari setiap touchpoint. Good brand experience akan membuat brand tersebut selalu diingat di benak konsumen.

Daniel Surya & Edy Galaxy

BERHENTILAH MENJADI GELAS


Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.
"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid muda.
Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu." Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas airitu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.
"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?"
"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"
"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."
Si murid terdiam, mendengarkan.
"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.





http://agussupriatna.com/motivasi/berhentilah-menjadi-gelas

Rabu, 09 Mei 2012

Di Saat Uang Sudah Bukan Segalanya Lagi


Saat memulai bisnis internet untuk menghasilkan uang, saya memang benar-benar “GILA”. Seluruh waktu saya habis untuk pekerjaan ini, sampai melupakan keluarga. Tujuan utama saya hanya satu waktu itu: SUKSES. Saya sangat yakin bisa sukses di sini. Karena memang sukses berbisnis internet itu bukan khayalan tingkat tinggi. Bahkan, banyak yang sudah lebih dulu kaya dari internet.
Hasilnya, ke-GILA-an saya waktu itu tidak sia-sia. Paling tidak saya bisa mewujudkan sebagian impian dengan uang yang telah saya peroleh.
Saya memegang keyakinan bahwa uang sangat penting, tapi bukan segalanya lagi. Ada hal lain selain uang yang juga menentukan kebahagiaan anda. Tapi saya masih sangat yakin: dengan uang anda bisa memperbesar peluang kebahagiaan anda. Anda bisa mencukupi segala kebutuhan keluarga, istri dan anak yang menjadi amanat untuk anda. Memberikan pengobatan yang layak jika mereka sakit. Anda bisa membantu orang-orang terdekat yang kurang mampu, dan tidak hanya meratapi nasibnya, dan sebagainya.
Kebahagiaan memang tidak bisa diartikan dengan uang yang banyak. Harus ada keseimbangan dalam hidup yang bisa membuat kita bahagia lahir dan bathin. Sayang kalau hidup yang singkat ini hanya kita gunakan untuk cari uang. Kata Pak Kyai, “uang nggak dibawa mati.” Ya, sekarang kita masih bernafas. Tapi, siapa yang tahu apa yang akan terjadi esok?
Jika anda sudah bisa memberikan uang yang banyak untuk keluarga, sudahkah anda juga memberikan waktu yang melimpah untuk keluarga anda? Untuk anak-anak anda? Jika anda sudah bisa membahagiakan mereka secara lahir, sekarang saatnya mulai bahagiakan mereka secara bathin.
Bagaimana caranya?
Bebaskan Diri Anda!
Bagaimana caranya? Satu-satunya jalan, biarkan bisnis anda berjalan sendiri tanpa melibatkan anda. Gunakan waktu anda lebih banyak untuk keluarga. Biarkan bisnis anda bekerja keras untuk anda. Buatlah situs-situs web anda jadi sumber pendapatan pasif (passive income) tanpa perlu curahkan perhatian menerus padanya.

Mau Jadi Raja Situs Web?



Saya akan sukses bisnis di internet dengan memiliki situs web sendiri !’
Saat ide ini terbersit, saya yakin anda sudah mantap dengan masa depan anda. Wah, saat itu anda pasti sudah bayangkan apa saja yang akan anda lakukan dengan situs web anda. Ide-ide itu sudah menari-nari di kepala anda.
Kita semua punya cara masing-masing, untuk mengembangkan usaha ini. Jenis-jenis produk yang kita buat juga berbeda dari situs web lainnya. Tetapi, persaingan tetap tidak akan bisa dihindari.
Tenang saja, selama anda terus mempunyai ide-ide baru untuk bisnis web, anda akan terus SUKSES. Dan yang pasti penghasilan anda akan semakin berlipat.
Jadilah raja situs web! Coba anda bayangkan kalau jadi raja situs web. Bagaimana situs-situs web anda menjadi tujuan favorit pengakses internet. Berapa banyak orang yang kemudian mendapat pencerahan dari situs web anda. Dan pasti nama anda juga akan terkenal, tidak kalah dengan para artis.
Jangan khawatir, saya punya cara untuk menuju kesana. Penasaran? Dengan senang hati saya bagi resepnya:
Jurus jitu menjadi raja situs web
Jadilah peramal

reativitas, Mengubah Yang Terbatas Menjadi Tanpa Batas



Apa sih modal utama seorang pebisnis atau pengusaha, tidak lain dan tidak bukan adalah kreativitas.
Kreativitas!
Dari sekian buku tentang kiat pengusaha sukses yang saya baca, saya simpulkan kreativitas itu kunci utamanya. Mau bisnis online ataupun offline, seseorang yang terjun di dalamnya musti memiliki kreativitas. Bila tidak, jangankan bertambah maju, untuk membuat bisnis bertahan saja sangat sulit.
Selanjutnya kreativitas bisa diwujudkan dalam berbagai strategi dan perencanaan. Modal sedikit bisa sukses asal kita kreatif memanfaatkan sumber daya yang ada. Bisnis internet merupakan sumber daya kita yang terbatas. Asetnya cuma produk situs web dan relasi-relasi online, tapi kreativitas dapat membuatnya menjadi sumberdaya tak terbatas.
Inilah yang namanya tantangan bisnis. Bagaimana cara anda menghasilkan uang yang banyak dari sumber yang terbatas. Benar begitu kan?
Bagi pebisnis, memilih lahan usaha itu berarti investasi. Anda pasti berharap investasi anda sukses. Karena, uang akan terus masuk ke kantong anda. Tapi, jangan cepat senang jika investasi anda itu sudah menghasilkan uang. Karena pasar bisa cepat berubah. Itulah mengapa kita harus menciptakan sebuah kreativitas.

Membongkar 5 Mitos Kesuksesan



Apa anda percaya mitos ?
Maksud saya bukan mitos-mitos aneh di sekitar lingkungan anda tinggal, tapi mitos-mitos seputar kesuksesan.
Banyak yang bilang untuk meraih kesuksesan itu tidak mudah. Dan ada juga pendapat lain yang berkaitan dengan kesuksesan. Saya masih teringat apa kata tetangga saya, “kalau orangtuanya seorang wirausaha kaya, anaknya pasti nggak akan miskin.”
Nah, kalau orangtuanya miskin, apa anaknya tidak bisa kaya?
Wah, repot kalau begitu…
Dari beberapa buku bisnis yang saya baca, memang kadang beberapa disebutkan soal mitos-mitos kesuksesan. Tapi, menurut saya untuk pebisnis internet, tidak semua mitos itu boleh kita percaya. Saya coba memahami mitos-mitos itu dan menyesuaikannya dengan bisnis internet.
Berbagai macam mitos kesuksesan
Mitos kesuksesan 1: Anda harus punya karisma

Anda sudah merasa punya karisma? Hehe…berarti anda memang calon orang sukses. Benarkah?
Apabila anda perlu berhubungan langsung dengan mitra dan klien, karisma memang membantu. Maksudnya, karisma anda bisa meluaskan jaringan bisnis. Sikap rendah hati dan empati merupakan salah satu jurus ampuh dalam membangun relasi.
Tapi, untuk hal-hal yang berhubungan dengan pengembangan brand atau pelayanan website, karisma tidak lagi penting. Sebenarnya, yang lebih tepat punya karisma itu orang-orang pemasaran.
Mitos kesuksesan 2: Anda harus mampu melihat masa depan

Cara Berpikir Pebisnis Internet Sukses



Bagaimana cara berpikir anda saat mulai ingin berbisnis di internet ? Ingin memiliki penghasilan yang tetap dari internet ? Atau punya milyaran rupiah di rekening?
Hmmm… sebelum semua itu tercapai, saya ingin tanya dulu. Apa anda sudah mengubah cara berpikir anda? Maksud saya, apa anda sudah benar-benar memiliki cara berpikir yang memandang diri anda sebagai pebisnis?
Masih bingung?
Cara berpikir seorang pebisnis
Biasanya seorang pebisnis akan memiliki cara berpikir seperti ini :

Pertama, dia akan merinci setiap detil yang dia lakukan demi mendapat untung. Kedua, selalu berupaya mengubah konsep dan ide-ide menjadi pundi-pundi uang. Dan ketiga, selalu haus akan kesuksesan dan berjiwa inovatif.
Pebisnis internet juga musti memiliki cara berpikir seperti itu. Kita harus terus belajar dari bisnis internet yang sudah ada. Sambil terus bertanya kenapa suatu situs web bisa terus bertahan dan kenapa yang lain bisa gagal?
Ingat!
Keberhasilan blog atau situs web tidak hanya terletak pada bagus isi dan tulisan saja. Karenanya, anda perlu terus belajar bagaimana situs-situs web laris bisa berkembang.
Bagi pebisnis internet, situs orang lain adalah gudang ilmu sekaligus sumber penghasilan. Jadi, saat jalan-jalan mengunjungi sebuah situs web, mula-mula posisikan diri anda sebagai pengunjung. Setelah itu berpikirlah ala pengusaha. Langkah ini penting untuk memberi anda banyak inspirasi.
Tapi…bagaimana caranya berpikir ala pengusaha?

Bagaimana Memilih Affiliate Program yang Menguntungkan?


Kemarin teman saya bilang, ”saya tertarik jadi affiliate marketer tapi bingung harus mulai dari mana? Dan, bagaimana memilih affiliate program yang menguntungkan bagi saya?”
Apa anda memiliki masalah yang sama?
Ok! Saya coba bantu anda.
Jika anda kesulitan memilih affiliate program yang menguntungkan, anda bisa melakukan cara ini:
Gunakan search engine (mesin pencari). Anda bisa menggunakan google, yahoo, atau mesin pencari lainnya. Lalu, misal anda ingin jadi marketer e-book, cari saja dengan mengetik “ebook+ affiliate program”.
Coba kunjungi situs-situs web yang menjadi affiliate provider. Seperti Clickbank.com, Amazon.com, CommisionJunction.com, Linkshare.com, Shareasale.com, DarkBlue.com, dll.
Selanjutnya, anda tinggal pilih affiliate program yang anda minati. Mudah kan?
Namun yang perlu anda perhatikan dalam memilih affiliate program, produk-produknya bisa jadi bermacam-macam. Anda mungkin bingung mau pilih yang mana.
Begini saya beri bocoran. Prinsipnya, dalam memilih affiliate program, anda harus waspada. Jangan hanya tertarik dengan produk yang dimiliki, tapi sebaiknya selidiki dulu situs web tersebut. Dari sekian banyak pemilik situs web yang menawarkan affiliate program, anda sebaiknya hanya memilih yang benar-benar berkualitas.
Bagaimana cara kita tahu bahwa program tersebut berkualitas? Silakan cek apakah situs web tersebut memiliki poin-poin di bawah ini?
Memiliki produk yang berkualitas. Kualitas produk salah satunya bisa dilihat dari banyaknya permintaan dan pengakuan terhadap produk tersebut.

Mengenal Affiliate Program


Kali ini saya puaskan rasa penasaran anda mengenai Affiliate Program. Namun saya tulis secara bertahap supaya lebih mudah memahaminya.
Apa itu Affiliate Program?
Seperti saya tulis sebelumnya, Affiliate Program adalah marketing yang mengandalkan penggalangan komunitas untuk memasarkan produk. Sampai sekarang Affiliate Program termasuk salah satu cara terpopuler yang banyak dilakukan pebisnis online. Karena bisa memperluas jaringan pemasaran secara efektif dan efisien.
Bagaimana mekanisme kerjanya?
Misal, ada seorang pemilik situs web yang ingin menjual produk-produknya. Produk ini bisa berupa ebook, software, dll. Nah, pemilik situs ini memiliki jaringan pemasar (baca: Affiliate Marketer) yang menjualkan produk-produk ini pada para calon pembeli.
Jika para pemasar ini berhasil mendapat pembeli, atau berhasil menjualkan produk-produk tadi, maka ia mendapat komisi. Pemilik produk yang menentukan besarnya komisi tersebut. Ada yang 25%, ada pula yang memberi 50% dari harga jual produk.
Para pemilik situs web ini biasa disebut affiliate merchant. Sedang para calon pembeli produk disebut leads atau prospects.
Agar lebih jelas, mari saya beri contoh konkret.
Saya punya situs formulabisnis.com dan saya menawarkan affiliate program. Katakanlah anda tertarik, lalu mendaftar di situs web tersebut dengan username “blogjk”. Pada saat mendaftar, anda harus mengisi form yang berisi nama, alamat, no telepon, no rekening, dll.
Kemudian saya menyodorkan affiliate agreement yang berisi kesepakatan tentang syarat dan ketentuan untuk menjadi affiliate marketer di situs saya. Jika anda sudah setuju dengan affiliate agreement yang saya ajukan, anda akan mendapat affiliate link atau alamat http://www.formulabisnis.com?id=blogjk. Alamat inilah yang harus anda promosikan.
Nah, jika suatu saat ada pengunjung yang membeli produk saya melalui link ini, anda akan mendapat komisi. Besarnya komisi yang saya berikan biasanya 50% dari harga jual produk. So, misal, si pembeli membeli produk ebook saya yang berjudul Sistem Mesin Uang Otomatis (SMUO) seharga Rp 100.000, maka anda mendapat komisi Rp 50.000.

Affiliate Program: Kunci Sukses Bisnis Internet



Beberapa hari ini saya banyak menulis mengenai dasar-dasar dan sikap yang diperlukan dalam berbisnis internet. Dasar-dasar itu diperlukan agar mental kita siap sebelum berbisnis internet.
Saya sangat bersemangat menuliskan itu semua. Itulah yang saya pelajari dan praktikkan selama ini. Semua itu saya ingin bagi dengan anda. Mengapa?
Karena saya ingin anda juga sukses.
Dan kali ini pelan-pelan kita akan masuki hal yang lebih teknis…
Anda tahu affiliate program?
Ya benar… affiliate program adalah marketing yang mengandalkan penggalangan komunitas untuk memasarkan produk. Penjelasan gampangnya, orang-orang yang berhasil memasarkan produk kita, akan diberikan komisi. Seperti di formulabisnis.com, saya menyediakan komisi 50% bagi yang berhasil memasarkan.
Sebelum lebih jauh kita berbicara tentang affiliate program, saya ingin sampaikan satu hal yang perlu anda ketahui.
Saya temukan fakta begini. Berdasar penelitian, dari sekian banyak pebisnis internet di dunia hanya 45-47% pebisnis yang mendapat penghasilan cukup. Mereka ini tidak terbilang sukses karena hanya bisa jadi survivor, hanya mampu bertahan. Sedang 25% pebisnis lainnya mengalami kegagalan. Dan, 25% sisanya adalah mereka yang sukses besar. Kenapa bisa sukses? Jawabannya karena mereka menjalankan Affiliate Program.
Hmm… anda mau termasuk yang mana? Survival, gagal, atau sukses?
Saya yakin anda pun ingin sukses.
Mengenai Affiliate Program meski ada yang bilang ini bukan hal sulit, saya malah cenderung menyetujuinya. Karena saya percaya mudah tidaknya suatu pekerjaan tergantung pola pikir (mindset) kita. Begitu kita berpikir Affiliate Program itu mudah, kita akan lebih mudah melakoninya.
Tapi sebentar, kemudahan itu tetap ada syaratnya. Kerja keras dan keseriusan menjalaninya. Karena kesuksesan tidak akan pernah datang tanpa keseriusan!
Dulu saya memulai bisnis internet dari nol. Jangankan mengenal Affiliate Program, meng-email saja saya belum bisa. Tapi saya tidak patah semangat. Saya justru makin semangat belajar. Meski kadang terjebak dalam kebingungan, saya tidak pernah berhenti. Saya terus belajar sampai saya bisa. Internet menjadi tempat saya menemukan jawaban-jawaban.
Tapi, ternyata tidak semua jawaban yang diberikan internet memuaskan. Kadang malah ada yang membuat saya bingung. Sekali lagi itu tidak membuat saya berhenti mencari. Saya tidak akan pernah menjadi “apa-apa” jika hanya dikalahkan oleh kebingungan saya sendiri.
Bagi saya, kebingungan justru adalah awal menuju kejelasan. Asal kita tidak menyerah mencari jawabannya tentu.
Maka bersyukurlah anda yang sering bingung! 
Kini hasil perlawanan terhadap “kebingungan” itu sudah saya rasakan. Saya termasuk di antara 25% pebisnis internet yang berhasil tadi.
Anda pun bisa melakukannya!
Mendatang saya akan buka rahasianya satu-satu bagaimana membuat Affiliate program yang ampuh. Tunggu artikel saya berikutnya! Saya tunggu juga komentar anda…
Salam sukses!

6 Cara Menjaring Ide Bisnis Menarik di Lautan Internet



Minat pada sebuah hal dan kreatif menciptakan  ide bisnis yang baru. Adalah 2 syarat yang wajib anda miliki untuk menjadi seorang entrepreneur yang  sukses khususnya di bidang internet di bidang internet.
Simpel kan?
Minat adalah pintu gerbang yang harus anda lewati sebelum melirik bidang bisnis ini. Masih ingat pepatah, ”dimana ada kemauan disitu ada jalan?” Jika anda minat pada sesuatu pasti tidak menutup kemungkinan anda bisa menciptakan ide bisnis berkaitan dengan hal tersebut.
Jelas dong… kalau tidak punya minat, tidak akan ada kaya.
Lalu, kreativitas. Anda wajib menggali dan mewariasikan  ide-ide bisnis anda. Jangan puas dengan yang ada sekarang. Jadilah orang kreatif yang bisa meramu konsep-konsep situs web dan model bisnis internet yang sudah ada. Ciptakan suatu produk yang menjawab kebutuhan pasar!
Boleh saja anda niru situs web lain, tapi anda harus memunculkan sesuatu yang unik dalam situs web anda. Perlu anda tahu, tidak ada hal yang benar-benar baru di internet.
Lalu bagaimana cara agar dapat menemukan ide bisnis dan  terus kreatif ?
Untuk menemukan sebuah ide bisnis Itu mudah! Anda tidak boleh malas. Cari pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang situs web. Rajin-rajinlah browsing situs web. Belajar dari model-model situs web yang anda jumpai. Dengan melakukan proses ini tidak menutup kemungkinan anda akan memperoleh inspirasi tentang ide bisnis yang baru.
Saya sendiri perlu waktu sepuluh bulan untuk berselancar di lautan situs web sebelum menemukan sebuah ide bisnis dan  metode yang pas untuk produk saya.
Nah, agar anda tidak mumet dan bingung cari sumber inspirasi , silakan ikuti trik-trik saya.
Cara-cara dibawah ini efektif untuk mencari situs-situs web yang ciamik guna menjaring ide bisnis !

6 Cara Menjaring Ide Bisnis Menarik di Lautan Internet



Minat pada sebuah hal dan kreatif menciptakan  ide bisnis yang baru. Adalah 2 syarat yang wajib anda miliki untuk menjadi seorang entrepreneur yang  sukses khususnya di bidang internet di bidang internet.
Simpel kan?
Minat adalah pintu gerbang yang harus anda lewati sebelum melirik bidang bisnis ini. Masih ingat pepatah, ”dimana ada kemauan disitu ada jalan?” Jika anda minat pada sesuatu pasti tidak menutup kemungkinan anda bisa menciptakan ide bisnis berkaitan dengan hal tersebut.
Jelas dong… kalau tidak punya minat, tidak akan ada kaya.
Lalu, kreativitas. Anda wajib menggali dan mewariasikan  ide-ide bisnis anda. Jangan puas dengan yang ada sekarang. Jadilah orang kreatif yang bisa meramu konsep-konsep situs web dan model bisnis internet yang sudah ada. Ciptakan suatu produk yang menjawab kebutuhan pasar!
Boleh saja anda niru situs web lain, tapi anda harus memunculkan sesuatu yang unik dalam situs web anda. Perlu anda tahu, tidak ada hal yang benar-benar baru di internet.
Lalu bagaimana cara agar dapat menemukan ide bisnis dan  terus kreatif ?
Untuk menemukan sebuah ide bisnis Itu mudah! Anda tidak boleh malas. Cari pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang situs web. Rajin-rajinlah browsing situs web. Belajar dari model-model situs web yang anda jumpai. Dengan melakukan proses ini tidak menutup kemungkinan anda akan memperoleh inspirasi tentang ide bisnis yang baru.
Saya sendiri perlu waktu sepuluh bulan untuk berselancar di lautan situs web sebelum menemukan sebuah ide bisnis dan  metode yang pas untuk produk saya.
Nah, agar anda tidak mumet dan bingung cari sumber inspirasi , silakan ikuti trik-trik saya.
Cara-cara dibawah ini efektif untuk mencari situs-situs web yang ciamik guna menjaring ide bisnis !

Teliti Sebelum Membeli



Slogan teliti sebelum membeli tentunya sudah sering anda dengar.
Kalau anda memilih menjadi affiliate marketer, tugas anda adalah menjual produk. Semakin banyak produk yang anda jual, anda semakin kaya.
Tapi hati-hati! Jangan mudah terkecoh dengan produk-produk yang banyak ditawarkan di internet. Sebab di dunia internet, tidak hanya ada orang baik. Orang jahat pun juga ada.
Anda bisa saja tertipu tidak mendapat produk yang sudah anda pesan. Atau mungkin produk yang ditawarkan tidak cukup potensial untuk dijual kembali.
Maka, apa yang harus anda lakukan?
Teliti sebelum membeli!
Sebagai pembeli, sebelum membeli sebuah produk, pastikan dengan jelas:
Apakah produk ini diproduksi oleh orang yang terbukti sukses di bidangnya?
Apakah harga produknya sesuai dengan kualitas produk?
Apakah produk ini adalah dibutuhkan orang banyak?
Apakah produk ini bergaransi?
Apakah situs webnya mudah diakses?
Apa kelebihan produk ini dibanding produk lain?
Ok… misal semua pertanyaan di atas sudah anda temukan di affiliate program yang anda minati. Anda masih harus melakukan satu langkah lagi.
Coba beli produknya!
Maka sebelum memutuskan bergabung dengan sebuah affiliate program, lebih baik anda beli produknya dulu. Anggap saja ini sebagai alat tes.
Anda bisa coba proses pembelian produk anda tersebut. Amati adakah hal-hal yang menyulitkan pembeli? Apakah syarat-syarat pembeliannya tidak njlimet?
Misal begini…
Satu hari saya sedang kehausan dan ingin beli es krim. Di seberang jalan ada toko es krim yang sepertinya laris. Dalam pikiran saya sudah terbayang kalau es krim itu pasti enak. ”wah, es krim ini pasti produk berkualitas!” kata saya.
Tapi, apa yang terjadi kemudian? Saat saya sudah di depan kasir dan bersiap akan membayar, saya kaget!

Selasa, 08 Mei 2012

Memasarkan Produk yang anda Suka!



memasarkan produk memang susah-susah gampang.
”Mudah tidaknya menjadi affiliate marketer itu tergantung mindset anda!” anda masih ingat ucapan di atas?
Ya, memang banyak yang mengatakan, ”menjadi affiliate marketer itu tidak gampang.” (terkesan menakut-nakuti ya?  ) Apalagi bagi para pemula yang buta bisnis internet.
Tapi apapun pada dasarnya, ketika kita akan memulainya, memang terlihat sulit pada awalnya. Tapi perlahan itu akan terpecahkan dan menemui jalan keluarnya. Dan selalu saya katakan, semuanya bergantung keseriusan kita!
Saatnya memasarkan produk yang anda suka!
Ketika berniat memulai bisnis internet, pertama anda perlu membuka pintu ilmu bisnis internet. Dan, anda yang harus mengetuk pintu itu! Ya karena ilmu itu tidak akan mendatangi anda kalau anda tidak mencarinya. 
Setelah dipelajari, praktekkan. Dan mungkin anda akan melewati tahap trial and error. Tapi terus maju. Jangan menyerah. Karena disitulah penentu sukses tidaknya bisnis anda. Saat proses itulah anda sebetulnya tengah diuji seberapa sungguh-sungguh berusaha mencapai sukses. Kalau anda terus konsisten melakukannya, saya percaya tak lama lagi kesuksesan akan menjadi milik anda.
Sukses itu tidak pernah datang secara instan. Butuh sedikit pengorbanan untuk mencapainya. Sekali lagi, terus belajar dan praktekkan!
Ok! Saya bukan bermaksud memberi ceramah anda. Saya hanya mencoba menggelitik semangat anda. Saya harap anda tidak pernah kehabisan semangat!
Baiklah kita lanjutkan pembahasan kemarin. Kemarin saya menulis hal-hal yang perlu anda ketahui saat memilih affiliate program. Sebenarnya, secara teori banyak sekali hal yang perlu anda perhatikan saat memilih affiliate program.

3 Langkah Taktis Lakukan Riset Pasar



Setelah berniat menjadi affiliate marketer untuk kategori produk tertentu, anda perlu melakukan riset pasar.
Mengapa? Apa ini penting? Tidakkah ini merepotkan?
Anda boleh bertanya demikian dan berpikir bahwa menjadi affiliate marketer tidak perlu lakukan apa-apa lagi. Tidak perlu melakukan riset pasar. Pendapat ini salah. Ibarat orang memancing, affiliate marketer itu perlu umpan.
Jika memancing tanpa umpan, jangan harap akan dapat ikan banyak. Seekor ikan pun tidak akan kita dapat. Lalu, bagaimana seharusnya? Bagaimana kita bisa memberi umpan?
Sabar dulu… memberi umpan itu berpromosi. Nah, sebelum melakukan promosi, anda perlu melakukan riset pasar. Riset pasar bisa membantu anda mengetahui seberapa besar tingkat permintaan pengunjung terhadap produk yang akan anda pasarkan. Dan, seberapa ketat persaingan yang mungkin anda hadapi.
So, bagaimana caranya meriset pasar?
Amati situasi pasar. Ikuti informasi-informasi terbaru tentang situasi pasar berkaitan dengan produk yang anda promosikan. Pelajari merchant-merchant yang memiliki angka penjualan terbaik. Pelajari juga komentar para ahli tentang produk-produk unggulan itu. Untuk mencari tahu informasi ini anda bisa manfaatkan mesin pencari (search engine).
Ukur permintaan terhadap produk. Dalam mengukur permintaan produk, silakan anda buat daftar kata kunci (keyword) yang berkaitan dengan produk anda. Misal anda menjadi affiliate produk sepatu. Carilah brand-brand sepatu yang terkenal. Tuliskan beberapa brand saja. Gunakan mesin pencari dan masukkan brand-brand tersebut dalam Keyword Selector Tool. Setelah anda menekan enter, anda bisa melihat urutan brand dari yang paling banyak di cari sampai yang paling sedikit. Jadi, pada tahap ini anda bisa tahu seberapa besar tingkat permintaan pengunjung terhadap produk anda. Jika dalam satu bulan ada 100 pengunjung mencari produk anda, bisa dikatakan produk anda salah satu yang laris.
Cek persaingan antar penjual. Setelah anda tahu produk anda cukup diminati, lanjutkan riset anda dengan melihat persaingan antar penjual. Ada dua cara yang bisa anda lakukan untuk mengetahui tingkat persaingan ini.

Bagaimana Menarik Pengunjung?


Ketika pengguna internet di Indonesia terus meningkat, sudah pasti bisnis online akan semakin dilirik dan berpotensi menarik pengunjung dari mana-mana. Pebisnis offline tentu juga tidak akan ketinggalan memanfaatkan internet sebagai cara menghasilkan uang. Saat itulah orang-orang berbondong-bondong melirik Affiliate Program.
Nah, bagi anda yang berminat membuat affiliate program, mungkin anda bingung bagaimana memasarkan situs web anda. Supaya banyak menarik pengunjung untuk bergabung dengan affiliate program anda, tentunya materi marketing yang diberikan juga harus baik.
Kalau selama ini biasanya merchant akan memberi banner atau text links standar. Tetapi banner dan text links cenderung kurang efektif menarik pengunjung untuk bergabung. Bagi pengunjung yang terutama mereka cari adalah materi marketing yang bagus.
So, materi dan kiat seperti apa yang bisa banyak menarik pengunjung?
Biasanya sih berbentuk seperti ini…
Sediakan katalog elektronik (datafeed). Dengan katalog elektronik, marketer bisa menjualkan produk-produk merchant secara lebih spesifik. Akan sangat baik, jika dalam katalog tersebut dilengkapi gambar, uraian produk secara mendetil, dan alamat URL yang langsung mengantarkan pengunjung pada situs web milik merchant.

Jumat, 16 Maret 2012

Banjir pengunjung, Banjir Uang

Bagaimana blog anda? Apakah sudah dibanjiri komentar? Apakah pundi-pundi uang juga sudah memenuhi kantong anda?
Baiklah. Kalau anda merasa blog yang anda punya belum cukup ramai sehingga aliran uang anda tersendat, sekarang mari kita coba lebih gencar untuk mempromosikan blog kita. Tapi sebelumnya, anda perlu baca dulu bagaimana cara blog anda agar dibanjiri komentar.
Pasti anda tahu, di internet ada ribuan blog. Kalau tak pintar-pintar memasarkan blog, bisa jadi sama sekali tidak dilirik pengunjung. Ini sama artinya kerja keras anda sia-sia. Karena blog yang anda buat dan kelola sama sekali tidak mendapat pembaca. Itu lama-lama juga akan membuat anda bangkrut. Duit yang anda keluarkan untuk ngeblog, sama sekali tidak balik modal.

saling bertukar link,(Back link) dapet duit

Tentang Backlink
Backlink, backlink, dan backlink. Kalau ngobrol masalah SEO, pasti kata tersebut ambil bagian.
Banyakin backlink kalau mau dapet ranking bagus di search engine!
Submit ke social bookmark untuk dapet backlink!
Namun sebenarnya, makhluk apa sih backlink itu? Sejenis undur-undur-kah? Atau masih ada hubungannya dengan spesies monyet biru? Bagi yang sudah mengenal jauh tentang SEO tentu akan manggut-manggut saja, tapi bagi newbie, mendengar kata backlink mungkin akan sama membingungkannya dengan pada saat mereka mendengar nama domain “llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwyll-llantysiliogogogoch.com“. Nah supaya gak bingung lagi, mari kita intip bersama sosok sebenarnya dari backlink :)

Tinggal Klik Dapat Duit Enak Kan...

Sudah sejak beberapa bulan lalu saya mendengar tentang ClixSense (ref), tapi baru semalam saya tertarik untuk mengikutinya setelah melihat bukti cek yang dikirim oleh program tersebut. Sejak iklim dunia PTReM (Paid To Read eMail) dan PTC (Paid To Click) tidak sekondusif beberapa tahun lalu, saya memang sengaja menarik diri jauh-jauh. Padahal dulu program-program kategori tersebut banyak berjasa untuk menyangga kelangsungan hidup saya, termasuk untuk membiayai kuliah.

Selasa, 13 Maret 2012

Apa Sih Paypal Itu


Munculnya internet telah menimbulkan revolusi luar biasa dalam gaya hidup kita sehari-hari. Mulai dari cara mendapatkan informasi, cara berkomunikasi dengan orang lain, cara mendapatkan hiburan, cara mengekspresikan diri, sampai cara kita berbelanja atau melakukan penjualan.

Bisnis Online yang Menghasilkan Uang


Hadirnya dunia bisnis online saat ini membuat hidup begitu menyenangkan. Setiap orang bisa bekerja dengan nyaman dari rumahnya, mengatur sendiri jam kerjanya, memilih bisnis yang disuka, dan menikmati penghasilan tanpa batas. Lebih dari itu, setiap orang bisa leluasa merencanakan hidupnya saat ini serta di masa depan nanti. Tanpa harus membuat keluarga terlantar, kekurangan kasih sayang akibat kesibukan mencari nafkah.

Tingkatkan rangking alexa blog kamu


Menaikkan rangking alexa dalam 3 bulan ,mana mungkin ?? 1 tahun atau lebih saja nggak sampai bisa tembus angka 200 rb.Mungkin mitos kali jadi dengan begitu akhirnya ya memang kejadian jadi dlam waktu kurun 1 th lebih nggak bisa tembus level 200 rb.

Tingkatkan hasil afiliate


Bagaimana menambah komisi affiliate dengan menggunakan blog? Eitt… ini sebenarnya rahasia… tapi, it’s ok… saya akan berbagi rahasia ini khusus pada anda. Jangan bilang siapa-siapa ya…
Dalam artikel kemarin saya mengatakan kalau menggabungkan blog affiliate dengan jenis blog yang lain itu bisa menambah penghasilan anda. Anda masih ingat?

tingkatkan traffik blog kamu


Banyak jalan menuju roma dan juga banyak pula cara tips dan trik orang menaikkan traffik.Karena sebuah blog ,website tanpa traffik bagai makanan tanpa garam.Kadang ada traffik hanya segelintir orang yang memang ditujukan untuk yang loyal terhadap website /blog tersebut .Biar nggak update ,nggak seo ,nggak cantik dilihat  yang penting bisa di lihat di internet .Bagai slogan Hidup segan mati tak mau .Website seperti ini memang banyak sekali di internet cirinya idealis,memang nggak butuh uang kali ,hanya di buat gaya gayaan saja.
 

Download Templates